4 Month BabyZAM

25 November 2014
Rasanya baru baru kemarin saya meninggalkan rumah sakit dengan membawa pulang bayi mungil yang baru lahir. Dan sekarang saya sampai pada serangkaian perkembangan baru bayi saya, babyZAM yang menyenangkan. Alhamdulillah berat badannya di usia yang ke 4 bulan ini 6,4KG dan panjangnya 63cm. banyak yang bertanya, babyZAM sudah bisa apa aja? sudah bisa banyak :D hehehe... kalau seperti bayi pada umumnya ya fasenya dia mengeksplore suaranya, berteriak kencang melengking dan sering :D. soal tengkurap dia kini sudah bisa menopang tubuhnya sendiri dengan kedua lengannya dan lehernya sudah bisa diangkat tegak. sebenarnya sudah bisa sejak 3 bulan tapi dia masih setengah mati kelihatannya hehe masih butuh bantuan dan kepalanya susah tegak, sekarang 4 bulan dia Mulai belajar mengguling-gulingkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri.Lengan, tubuh bagian atas dan leher babyZAM semakin kuat, dan sebentar lagi dia mungkin akan bisa duduk tanpa bantuan. hihihihi.

nah kalau soal Perkembangan motorik, perkembangan motorik itu adalah proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak. katanya kalau pada 2 bulan pertamanya gerakan refleks masih dominan, di usianya yang menginjak 4 bulandominan bayi sudah lebih bisa mengekspresikan dirinya dengan cara menggerak-gerakkan tubuhnya atas kemauannya sendiri. Tangan dan kakinya semakin bebas bergerak dan otot lehernya juga semakin kuat. babyZAM pun sudah bisa menegakkan kepalanya sejajar dengan tubuh dan menggunakan tangan untuk penopangnya. Genggamannya semakin erat dan mulai senang memindahkan mainan favoritnya dari satu tangan ke tangan yang lain. Jadi, menurut bebrapa forum bunda yang saya baca-baca katanya inilah waktu yang baik untuk memberinya banyak rangsangan.

Membedakan antara apakah perkembangan motor kasar dan halus bayi kita sudah termasuk normal atau tidak, merupakan hal yang sulit. karena tiap bayi perkembangannya berbeda-beda loh... Ada yang lebih cepat perkembangannya, ada juga yang lambat. Jadi, kalau ngeliat bayi kita perkembangannya tidak secepat bayi teman-teman yang lain, jangan buru-buru dianggap sebagai ada kelainan... Sangat mungkin hal ini terjadi cuma karena bayi tersebut kurang mendapatkan stimulasi sehingga kemampuan motoriknya tidak terasah dengan baik. semakin baby mulai berkembang mengeksplore banyak hal yang dipelajarinya, semakin kita sebagai ibunya ekstra mendampingi dan mengawasi :) 
Ingat bahwa bayi adalah mahluk kecil “yang tidak berdaya” dan sangat bergantung kepada orang lain, dalam hal ini Anda sebagai orang tuanya. Sudah merupakan tugas sebagai orangtua untuk terus memantau perkembangan motoriknya dan memberikan rangsangan yang sesuai dengan usianya agar si kecil berkembang secara optimal.
babyZAM ku termasuk bayi yang sangat aktif, suaranya tidak bisa diredam hehe, dan gerakan tangan dan kakinya susah diam, nanti tidur baru deh dia diam hhihi.. dan juga babyZAM  akan melihat, tersenyum, menggerutu kepada siapa saja yang memerhatikannya. sistem emosinya katanya sudah lebih tajam, karena babyZAM diusia 4 bulan perlahan Mengenali suara orangtuanya dan tidak suka saat ada yang berkata “tidak” atau "jangan", "gak boleh!" walaupun dia belum paham maksudnya. hihihihihi,...babyZAM juga akan cepat marah kalau botol susunya di ambil padahal dia belum selesai menyusu haha,. atau marah menangis mengungkap kekecewaannya karena masih pengen main tapi sudah di naikkan di ayunan untuk di tidurkan :D Suka juga keluarin air liurnya, mainin air liur, menggigiti mainannya sambil ngoceh-ngoceh tidak jelas kadang juga teirak. sudah gampang diajak tertawa.
Subhanallah... Alhamdulillah.. MasyaAllah, tidakberhenti ku ucap syukur tiap melihat perkembangan my babyZAM :)
Ya Allah, Jadikanlah dia anak yang sehat dan sempurna, berakal yang cerdas, yang alim, dan mau mengamalkan ilmunya. Ya Allah, Panjangkalah umurnya, sehatkanlah tubuhnya, baguskalah akhlaqnya fasihkanlah
dan merdukanlah suaranya untuk membaca Al-Quran dan Al Hadist dengan berkah Nabi Muhammad SAW

first flight babyzam

01 November 2014
Assalamualaiumwr.wb. hari ini saya dan my babyZAM resmi hijrah ke jakarta ikut suami, babZAM sudah usia 3 bulan, sudah bisa naik pesawat. sebenarnya waktu hamil saya pernah ke Jakarta nemani suami haya cuma sampai dua bulan saja, karena waktu itu suami masih tinggal di kos-kosan dekat kantornya. alhamdulillah di pertengahan september kami dapat rejeki Rumah dinas di Pondok Bambu Jakarta timur yang bisa kami huni selama menetap di Jakarta. suami sudah 2 tahun tugas di Jakarta. jadilah saya dan mybabyZAM diboyong kesana. meski sedih sekali banyak yang harus saya tinggalkan di Makassar, utamanya keluarga. namun bukankah sudah kewajiban seorang istri untuk ikut suaminya dimanapun suaminya menetap :) 
dan pahi itu, 01 November saya sudah siap untuk berangkat, suami menunggu di Jakarta, saya di antar papa dan ummi untuk beberapa waktu disana serta sepupu saya yang akan tinggal menetap menemani. perjalanan dari rumah ke bandara memakan waktu 1jam30menit, sebagian keluarga ada yang mengantar ke bandara ada juga yang datang dari kediamannya ke rumah kami untuk menjenguk dan mengucap salam perpisahan.

kami berangkat setengah jam lebih awal sebelum waktu takeoff, karena barang yang kami bawa itu banyak sekali hehehe, namanya orang pindahan ya bawa barangnya pasti over bagasi, jadilah papa mengurus kelebihan berat barang. harusnya bisa di cargo tapi karena terlambat mengurusnya dan biasanya jg menunggunya lama jadi ya dibagasikan pesawat saja. alasan datang cepatnya juga karena untuk mengurus kursi/seat untuk saya agar dapat seat yang nyaman untuk memangku babyZAM juga. alhamdulillah dapat ")



sambil menunggu dibandara bersama keluarga besar, sambil terus bercerita, dan tanpa terasa kami sudah dapat panggilan untuk masuk segera ke ruang tunggu, saatnya semuanya mengucap salam perpisahan. jujur saya bukan anak perantau yang biasa jauh dari keluarga, sedih sekali rasanya harus pergi meninggalkan keseharian kita tanpa keberadaan mereka disekeliling lagi. nenek-datok, tante-om dan seluruh sepupu-sepupu. hari-hari yang biasanya di isi dengan canda tawa dan kehangatan kebersamaan keluarga, kelak sudah tiada lagi untuk sementara waktu karena terpisah jarak. tapi mau bagaimana ya kodratnya sebagai seorang istri yang suaminya bertugas jauh di kota lain dari kampung halaman. mereka cuma bisa mendoakan saya agar selamat sampai tujuan. i love you all my family
sampai di ruang tunggu gate 5 bandara hasanuddin, ternyata pesawatnya delai 45 menit, babyZAM tampaknya mulai gelisah dan kedinginan, jadi dia dipakaikan minyak telon sekucur tubuh dan sweater agar badannya terasa hangat selalu. sebelum beragkat saya juga sudah konsultasi dokter spesialis anak tentang baby first flight apa yang harus disiapkan dan bagaimana menjaganya di pesawat. saya juga minta pengalaman teman-teman yang sudah pernah membawa bayinya terbang naik pesawat, yang penting ternyata adalah kehangatan tubuhnya dan earmuff (penutup telinganya)
sementara itu earmuff yang saya beli untuk babyZAM adalah earmuff boneka dan itu kebesaran untuknya, huhuhu, sebenarnya ada earmuff yang memang khusus untuk mengendap telinga bayi, harganya Rp.400.000,- tapi saya telat mendapat informasinya. earmuff boneka bukan untuk mengendap telinga bayi tapi hanya untuk menghangatkan. kemudian saya salah mnyiapkan perlengkapan badannya di tas tentengan, untuk tas tentengan saya mengisinya dengan bedak dan handbody, sementara minyak telonnya dalam tas. ribet, dan akhirnya tentengan yang harus dibawa jadinya berat. padahal seharusnya cukup minyak telon saja yang dibawa di tentengan, dan tissue basah serta ampers (kalau pup) namanya juga pengalaman pertama ya ada salah dan ada tepat. emang musti ribet dulu haha,. kalau nggak ngalamin ya nggak bakal tau. tips buat all mommy yang mau first flight sama babynya ya itu aja, earmuff, sweater, minyak telon, dan popok. itu yang kudu ada di tas tentengan.
setelah menuggu hampir satu jam, akhirnya kita naik pesawat, babyZAM rewel loh X_X dia nangis-nangis sebelum pesawat take off... entah karena apa, mungkin dia kecapean, tapi alhamdulillah saat pesawat mau takeoff dia sudah tertidur jadi getaran dan dengungan mesin pesawat tak dia rasakan. namun sejam diatas pesawat dia terbangun dan menangis-nangis lagi, ya mungkin karena itu earmuff nya tidak mengendapkan telinganya  dan sweaternya kurang mempan menghangatkan tubuhnya :( untung ada satu penumpang yang memberikan kapas untuk di pasang ditelinganya, tapi babyZAM masih ngamuk juga, sedihnya kami melihatnya, papa membuka jaketnya dan memberikannya ke babyZAM, pas dia merasa hangat sedikit dan kapas ditelinganya sudah terpasang barulah tangisannya reda dan akhirnya dia tertidur sampai pesawat landing dan bahkan sampai kami dijemput dan perjalanan menuju Rumah baru :)

Rejeki Anak Terhadap ASI

25 October 2014
Asalamualaikum, wr.wb
akhirnya nge blog juga setelah sekian bulan meninggalkan blog ku berdebu, heheh maklum masa ke masa dan masanya sibuk menjadi ibu dari anak pertamaku, babyZAM. tapi sekarang syukurlah ada waktu untuk menyempatkan. kali ini saya mau bercerita tentang bagaimana saya merawat anak saya. sebagai ibu muda baru banyak skali hal yang belum saya ketahui tentunya, tapi semenjak tau hamil, saya lumayan aktif menggali informasi dari berbagai media, keluarga, jejaring sosaial dan pengalaman teman2 yang lebih dulu hamil. nah yang beda ini setelah melahirkan.

Well saya sekarang mau cerita tentang ASI. Kebaikan ASI seperti nya tidak perlu saya jabarkan lagi di sini :) Ibu mana yang tidak mau memberikan yang terbaik buat anak nya? Begitu juga dengan saya. Tapi saya merasa ada sebagian ibu-ibu yang berhasil memberikan ASI Eksklusif sepertinya menghakimi ibu yang tidak bisa melakukannya tanpa mengerti apa penyebabnya. Tentu saja dengan berbagai sindiran dan pertanyaan, seperti: Kenapa? Kok tega? Kasian dong anak tidak mendapat haknya?

Ya memang, saya adalah ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif kepada buah hati saya, BabyZAM, Bukan saya tidak mau, sayur bening katuk tiaaaap hari saya makan sampai mau muntah rasanya, suplemen pelancarASI juga sudah saya habiskan tapi ASI belum juga mencukupi kebutuhan BabyZAM.

Begitu banyak hal yang saya pelajari di buku dan di internet kalau 2 hari setelah melahirkan bayi tidak mendapatkan makanan sebenarnya tidak apa-apa karena dia masih menyimpan cadangan makanan di tubuhnya. Tapi dari babyZAM  lahir, ASI saya entah kenapa tidak bisa keluar walaupun sudah di lakukan pemijatan oleh suster-suster di rumah sakit. Saya bersikeras babyZAM tidak boleh diberi makanan lain selain ASI. Tapi apa daya setelah 18 jam babyZAM lahir, ASI saya belum keluar juga sedangkan malaikat kecilku itu sudah menangis kelaparan. Belum lagi tekanan keluarga yang tidak tega melihat my baby menangis, akhirnya dengan sedih dan berurai air mata saya merelakanPapa dan Ummi memberikan babyZAM susu sapi :((

Saya sempat merasa syok, marah dan sediiiiih sekali. Rasanya belum apa-apa saya sudah tidak bisa memberikan yang terbaik baginya. Waktu babyZAM tidur di box bayi disampingku, malam-malam saya menangis menyesali diri, saya merasa bersalah sekali. apalagi keesokan harinya mulai timbul bercak merah di pipi babyZAM yang kata dokter dia alergi susu sapi, saya diberikan obat pelancar ASI saya minum terus sesuai anjuran tapi tetap juga ASIku tidak mencukupi, setiap babyZAM nenen dia selalu menangis karena masih merasa lapar. pemberian susu formula juga dilanjut tapi susunya bukan lagi susu sapi tapi Soya. syukurlah bercak merahnya mulai menghilang. 

Saya terus menggali informasi dari teman-teman yang punya pengalaman sama, ada memang ibu yang ASI nya keluar setelah 3-5 hari saya sedikit tenang dan menuggu, kemudian alhamdulillah ASI ku keluar ketika dipencet dengan jari dan setelah setiap pagi di pijit bidan keluarga. babyZAM mendapat kolostrum di hari ke 4 dia lahir. tapi tetap saja saya agak sedih karena susu formula sudah masuk ketubuhnya. untungnya saya tidak baby blues. 

ASI saya sudah normal tapi hanya berlangsung beberapa hari saja ASI saya kembali lagi sedikit dan tak mau keluar, pada waktu memang nafsu makan saya agak berkurang jadi saya konsumsi lagi penambah nafsu makan dan pelancar ASI  dan membeli pompa ASI untuk pumping ASI biar ketahuan ASI saya banyak atau tidak, tapi tetap juga babyZAM merasa kekurangan, setelah pumping bahkan 30ml saja tidak cukup :( sempat juga saya melihat babyZAM di susui oleh tante yang ASI nya banyak. sedih sekali melihatnya... saya menangis terus, kenapa bukan saya yang menyusui anakku ya Allah... bagaimana dia nanti terhadap saya...

Suami saya ikut berusaha menenangkan saya dia bilang, dulu Rasulullah waktu bayi juga di susui sama yang bukan ibunya, namanya Halimah binti Abi-Dhua'ib, ibu susuan Muhammad dapat menyusui kembali setelah sebelumnya ia dinyatakan telah kering susunya.  kemudian datang Papa, beliau bilang ASI hanyalah salah satu dari bentuk kasih sayang, ada beribu jalan untuk memberi kasih sayang. Akhir nya saya berusaha tegar.

Dilain hal, sesudahnya saya tenang tentang ASI ini, ada beberapa juga ibu baru yang beda bulan melahirkannya dengan saya disuatu forum sedang berbincang, tapi saya merasa perbincangan itu menyakitkan.  tentang suka duka menyusui. setiap ibu memang ada yg bangga bisa full ASI no sufor sampe dua tahun, ada yg masih perjalanan ngASI Eksklusif, ada jg yang mengaku anaknya lebih suka sufor, ada jg yg bilang asi-nya ga keluar. Apapun komennya, apapun alasannya, saya menghargai dan gak ada keinginan mendiskreditkan para ibu yg memberikan sufor dengan alasan biologis (asi sedikit/ ga keluar)

Kampanye bahwa ASI yg terbaik harus terus berjalan, harus disampaikan dengan ahsan tentunya.
Diantara komen-komen di prbincangan itu saya liat ada beberapa ibu yang ngomong: “anak manusia ya minum asi, masa anak manusia minum susu sapi, anak sapi donk…” Atau yg semacam itulah, redaksionalnya menurut saya tidak PAS jika seorang Ibu harus berkata seperti itu.

saya merasa ibu-ibu yang berkata seperti itu  "annoyying" !  Mendengar itu saya kesal sendiri. Hati saya perih sendiri., gimana para ibu yg memberikan sufor dengan alasan biologis? Buat saya, bisa memberi ASI itu karunia, anugrah, rizky dari Allah. Jadi buat yg bisa memberi ASI tidak boleh sombong, apalagi sok-sokan. Apalagi berkata seperti itu.

Pernah juga baca status seorang ibu yang berkata bahwa sufor itu racun. Huayolooo!! menyakitkan hati sekali kan? Ada juga ibu yang malah koar-koar di jejaring sosial merasa dia yang paling hebat. Wuaduh, jadi emosi sayae :p Ya pokoknya bagi saya, memberi ASI itu karunia dari Allah, jadi ga boleh sombong apalagi sok-sokan.

Jika seorang bayi lahir, saat dia memangis, menjerit, sedang ASI ibunya masih dalam proses dan belum keluar, tidaklah mungkinkan si bayi didiamkan sampe berhari-hari sebelum dapet ASI, tanpa dikasih apapun? membayangkannya saja sudah ngeri duluan... Akhirnya dikasih sufor deh. Menurut saya hal itu sangat manusiawi, dan kita tidak bisa seenaknya mendjuge, apalagi mengatai anak orang anak sapi. gak ada yang namanya anak sapi kalau anak itu lahir dari Rahim Ibunya, kalau anak itu Hadir didunia berkat izin Allah SWT. 

sekali lagi, ASI hanyalah salah satu dari bentuk kasih sayang, ada beribu jalan untuk memberi kasih sayang dan Saya bertekad untuk memberikan perhatian dan kasih sayang saya yang optimal ke bayZAM. Saya bukan lah ibu yang gagal,. Saya hanya merasa saya bukanlah yang terpilih oleh Allah untuk memberikan ASI, tapi saya sudah terpilih oleh NYA untuk diberikan titipan anak. Itu yang tidak henti-hentinya saya syukuri :)

Benar jika kedekatan ibu- anak bisa terjalin dengan ASI. Tapi itu hanya 1 cara, beribu cara bisa terlaksana :)

Untuk semua ibu -ibu yang tidak bisa memberikan ASI, jangan patah semangat. Yang penting berikan yang terbaik untuk anak kita. Dan untuk ibu-ibu yang bisa memberikan ASI, tidaklah bijak rasanya menghakimi ibu-ibu yang tidak bisa memberikan ASI tanpa tau apa penyebabnya :) bersyukur teman teman didekat saya yg jadi Ibu yang bisa memberikan ASI eksklusif kepada bayinya, tdk ada yang seperti ibu di jejaring sosial tadi,  mereka semua malah giat membantu dan menyemangati dalam hal berusaha produksi ASI. Bangga dan salut sekali sama mereka. 

Bagaimanapun tiap ibu punya jalannya masing-masing merawat dan membesarkan anaknya namun tiap ibu diberi berkah yang sama oleh Allah SWT.  

Salam hebat untuk super mommy ASI.X dimanapun berada :)


sebagai tambahan, berikut saya copas dari artilel www.muslimafiyah.com
perintah menyusui selama 2 tahun dalam Al-Quran tidak bersifat memaksa dan ini adalah perkara dunia yang mubah dan perkara yang lapang. Hal ini terdapat dalam firman allah Ta’ala,

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلَّا وُسْعَهَا لَا تُضَارَّ وَالِدَةٌ بِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُودٌ لَهُ بِوَلَدِهِ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذَلِكَ فَإِنْ أَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya.” (Al-Baqarah : 233]


IDUL ADHA with MAYSA

05 October 2014

Auto Post Signature