#SannengTalks1 : Pakaramula Lagi

11 June 2017
Yeay akhirnya deh ya udah hari Senin! 
Kenapa? Monday is Money Day? Oh bukan! hahahaha... jadi saya mau pakaramula dulu.
Iya Pakaramula apaan sih? Baca judul postingan ini, orang luar Makassar pasti agak gak paham ya hihih. Karena memang pakaramula itu bahasa makassar yang artinya "Memulai" dan #SannengTalks itu apa? hubungannya sama hari senin apa?

#SannengTalks adalah ... jeng...jreng...jreng...

Seperti yang kalian lihat di foto post awal, ada tiga orang blogger Makassar [eh cie...] yang mau berkolaborasi menulis setiap hari Senin. Jadi Sanneng itu adalah nama hari Senin dalam bahasa Makassar. "Allo Sannengi..." [Hari Senin nih!] artinya kami bertiga harus siap menulis tentang hal-hal apa saja yang mungkin nanti menambag semangat kami menulis tentang kehidupan ini (uw woh*) 


Alasannya begini, "Ayo deh yuk, menulis opini-opini atau bahas tentang apa gitu yang sebagian pembahasan panjangnya tak perlu habis sampai di group line aja..." HEHEHEH! lagipula kan memang dasarnya ngeblog itu menulis keseharian kita, tulisan yang lahir dari opini kita masing-masing, dan kita sadari, satu pembahasan bisa ditulis dari berbagai angel sesuai dengan kemampuan yang menulisnya. 

Hanashobu Makassar : Mie Ramen Sedap Pedas Bikin Nagih

10 June 2017
Salam semua, 
Sudah masuk ke pertengan ramadan ya, pasti sudah pada buka puasa bareng teman alumni, relasi kantor, dan kerabat-kerabat lain pastinya ya. Dan tentu sudah banyak tempat-tempat yang asyik untuk buka puasa. Tapi diminggu-minggu ini sering hujan, pasti yang selalu kepikiran yang berkuah kan yang pedis dan nikmat. Nah di postingan kuliner diary kali ini, saya mau rekomendasikan ke teman-teman tempat berbuka puasa yang sedap!

Makan mie ramen! 
Mie ramen itu loh, kesukaan Naruto, tokoh kartun Jepang yang sepanjang masa masih hits aja. Banyak orang mengira kalau makanan kesukaan Naruto yang satu ini berasal dari Jepang tapi sebenarnya Ramen pertama kali diperkenalkan oleh kedua koki yang berasal dari Tiongkok di restaurant Reirake, Tokyo, jepang pada tahun 1910. Pada era itu, ramen dikenal sebagai mie jenis baru yang lebih panjang, lebih kuning dan lebih lentur dibanding mie jenis lain nya. 

Ketika Foto Dicomot Website Lain

08 June 2017
Assalamualaikum wr wb
Mungkin kalau baca judulnya pasti sebagian orang akan beranggapan begini, "Ya salah sendiri upload foto ke internet, sudah harus siap sama hal begini dong tentunya."

"Makanya, foto dikasih watermark sebelum di upload"
"Internet sifatnya bebas, kalau muncul di google dan fotonya bisa disave ya salah yang upload"
"Udah santai aja kali, gak apa-apa kok itu, hitung-hitung bantu oranglain"

Saya sebenarnya akan mengiyakan beberapa opini pembiaran tentang foto diambil-ambil oranglain dari blog kita untuk kepentingan lain sipengambil, izin atau gak izin, saya tidak begitu mempersoalkannya. Di facebook sendiri, ada beberapa akun yang memakai foto wajah saya sebagai foto profilnya, dengan nama yang berbeda-beda, itu saya cuekin aja sih, toh akunnya gak aktif-aktif banget juga HHAHAAHA. Ada juga beberapa fanpage yang pakai foto saya untuk puisi-puisi tentang wanita berhijab, quote-quote tentang muslimah dan sebagainya. Saya tau kok betapa kadang susahnya mencari gambar yang sesuai dengan isi tulisan di artikel kita untuk menarik minat pembaca dan mendongkrak view web, saya juga pernah kerja di Majalah dan kadang memang saya menggunakan image google search untuk mencari gambar/foto yang sesuai dengan artikel. Tapi dengan menyertakan credit tittle foto itu saya dapat dari mana.

Nah, trus kenapa sampai bikin postingan blog segala kalau memang dicuekin? Ini beda nih, dan bukan hanya saya sendiri yang terlibat, tapi teman-teman saya. Jadi saya dan teman-teman hijabers di Makassar tuh bikin arisan bulanan yang sudah dimulai sejak 2011, tentu sebagai blogger aktif, saya selalu posting dong liputan-liputan arisan bulanan itu, termasuk foto rame-ramenya kami. Hampir tiap bulan saya nge post pertemuan arisan. Karena itu foto kami dengan mudah ditemukan di google image search dengan kata kunci "Arisan Hijabers", "Arisan Muslimah", "Hijabers Makassar"

Beberapa tahun lalu, di group line kami sering tertawa saja ketika ada teman yang mengirimkan screen capture foto rame-rame kami dijadikan flyer promo hotel di Jawa, tanpa izin dari saya dan tanpa photocredit tittle, mereka senang-senang aja. Sampai suatu hari, kejadiannya dua hari yang lalu, salah satu teman mengirim screen capture ke group, foto kami dipakai disebuah situs bernama wajibbaca.com dengan judul postingan yang lumayan bikin kita semua agak resah. 

Mungkin saya cuma mau sekedar mencairkan suasana, saya comment aja, "Ya ampun kenapa pakai foto kita yang lama sih? sini saya email, saya kirimin foto terbaru kita! AHHAHAHA" Tapi tanggapan yang lain berbeda, bendahara mulai menyadarkan kami, kalau ternyata situs itu di share di fanpage facebook dengan caption yang_bisa_dibilang_ "kurang ajar"
Bikin caption "Ngakunya Muslimah Pakai Baju Syar'i Tapi Sukanya Nongkrong Melulu, "Cabe" Bukan?," siapa yang gak mikir itu asem?! Isi postingan di website itu memang serupa dakwah, tapi kasihan sekali kalau harus sampai menyandingkan kata "Cabe" dengan muslimah, apalagi ada foto yang terpajang seakan yang dimaksud itu adalah orang-orang yang ada di foto itu. Tentu saja semua teman-teman saya yang ada di foto itu merasa keberatan dan gak rela! Memangnya si penulisnya kenal sama kami, ada saat kami nongkrong? ikut mendengarkan percakapan kami di situ seputar apa ?? 

Awalnya saya bingung juga mau gimana, tapi setelah sharing ke teman-teman blogger, akhirnya saya segera langsung komentar di fanpage-nya yang akunnya bernama "Berita Islami". 

"Postingan diatas pakai foto saya dan teman2 saya loh itu di comot dari blog pribadi saya di sini "Arisan Hijabsist III" tanpa izin dulu untuk judul seperti itu. saya keberatan loh admin,... dear admin,. segerakan fotonya diganti ya! saya kira sebagai portal dakwah begini, admin-adminnya paham tentang bagaimana sikap bijak tentang penggunaan foto oranglain dalam satu postingan tertentu."

Dan dilanjutkan juga komentar teman-teman yang lain yang membantu menasehati si mimin portal berita itu, kalau memakai foto saya dan teman-teman saya untuk berita negatif itu sama dengan memfitnah dan termasuk penyalahgunaan hak intelektual. Dan itu bisa kena pasal UUITE yang lagi kekinian itu, tentang pencemaran nama baik juga! Kemudian saya dan teman-teman semua-nya rame-rame me-report postingan yang ada di wajibbaca.com itu. Kemarin sudah "Page Not Found" link nya alhamdulillah [peluks semuanya*] 

Masalahnya juga, sudah banyak yang share di facebook, dan portal berita itu punya ribuan likers yang nge follow, sampe sudah ada yang komentar negatif tentang penampilan kami di foto itu, yang sebenarnya adalah foto Enam tahun lalu -_-" mau tidak mau saya jadi klarifikasi membalas komentar mereka tentang foto itu dicomot dari blog saya, dan sama skali tidak nyambung isi postingan dengan foto. Karena di postingan bilangnya baju syar'i nah kami paham kok di foto itu pakaian kami tidak syari'i :D

Terlepas dari semuanya, meskipun sebenarnya postingan itu tidak memakai foto, penulisnya harus mengubah cara penyampaiannya sehingga tidak bernada menjudge, apalagi sampai terbaca sebagai fitnah. Portal berita islam loh ini. 

Yasudahlah ya, postingan di webnya sudah kehapus, alhamdulillah. Tapi sisa shared di fanpage nya masih ada, tapi mending, karena sudah gak ada orang yang komen macam-macam, hihihehehe. Terimakasih semua teman-teman yang sudah ikut membantu :) Semoga gak ada lagi portal berita yang mencomot foto wajah oranglain tanpa izin ya.

Nah untuk awas nya nih, saya sempat searching kalau kita pengen tau foto kita dipakai website yang mana saja : (silahkan lihat gambar)

Ngihihihi lumayan juga ya fotonya yang di save as website lain... tapi yang lain-lain memang isi postingannya tidak menyinggung penampilan kami, jadi saya dan teman-teman tidak merasa risau, justru kami senang bisa membantu terpenuhinya tampilan menarik suatu artikel. Tentunya bukan yang konten nyinyir -_-

Teman-teman yang lain pernah juga gak menemukan foto wajahnya digunakan untuk postingan konten nyinyir kayak diatas tadi? huhuhuhu KZL ya.

Sudah Saatnya Punya Jam Tangan Casio Cantik Dari Mataharimall

06 June 2017
Dari dulu jaman saya masih gadis, saya dikenal sebagai orang yang sering datang telat kelau ada pertemuan acara atau event. Kenapa? karena rumah saya jauh, perbatasan kota dong hiks.. HAHAHA. Waktu ngantor aja kadang absennya lewat 5 menitan. Tapi saya tau diri kok kalau memang jam kantor ya saya harus siap untuk tidak datang terlambat. Tapi kalau event gitu saya kadang memang masih cuek untuk dapat tepat waktu, well ya yang lain juga biasanya pada gitu kan? iyakah? Nggak! hahaha pembelaan* Mungkin karena sering tau kalau penyelenggara acara tuh mulai acaranya suka molor, atau kalau saya yang jadi penyelenggara acara, peserta acara yang datang telat jadinya nungguin mereka dulu baru acara dimulai.

Seseorang yang sering terlambat bukannya berarti mereka tidak menghargai waktu loh, bisa jadi itu cara pandang mereka yang berbeda dan lebih optimis dibanding orang lain. Katanya nih ya orang-orang ini cenderung punya pikiran positif dan beranggapan bahwa mereka dapat menyelesaikan banyak tugas dalam waktu yang sangat terbatas. HAHAHA ini kata siapa hayoo? Misalnya ya saya dapat tugas cuma ngedit foto dan bikin artikel gitu, seperti waktu saya masih kerja di sebuah majalah exhibition di Makassar, saya santai-santai aja dulu, merasa gak harus tepat waktu, karena bisa menyelesaikan itu dalam beberapa jam, gak harus makan waktu seharian. Tapi ya gimana namanya juga orang kantoran ya harus tepat waktu, biar pas pak Boss datang cek ruangan, semua karyawannya hadir :D

Oceano Resort Jambu Luwuk Gili Trawangan

02 June 2017
Postingan sebelumnya dibaca dulu ya :

Setelah menempuh perjalanan, dari hotel di Mataram menuju dermaga Senggigi ke Gili Trawangan, memakan waktu kurang lebih dua setengah jam, akhrinya dari tempat makan siang di Gili Trawangan kami naik cidomo menuju tujuan utama liburan waktu itu. Oceano Resort Jambu Luwuk Gili Trawangan.
Lega skali rasanya pas turun dari cidomo, langsung menginjakkan kaki di tempat indah ini. Harum laut dan semilir angin menyambut kami, belum lagi pepohonan yang menjulang tinggi seakan mengucapkan "Welcome" ke kami dengan senyuman, hati terasa adem sekali, meski saat itu cuaca panas skali loh. Look like home... 

Resort Jambu Luwuk ini terletak di ujung dalam Gili Trawangan, agak jauh dari "kota"nya gili trawangan, tempatnya syahdu, tenang, dan fresh nature pokoknya. Saya dan suami, serta teman yang lain yang berbarengan tiba, dengan langkah kaki pelan-pelan (menikmati pemandangan) menuju ruang resepsionis untuk mengambil kunci kamar yang sudah di atur panitia. Ruangan resepsionisnya terbuka, unik dan berbeda. [lohat foto di bawah] lumayan lama menunggu kamar siap, akhirnya kami diberikan kuncinya. Kamar untuk kami sekeluarga ada di bagian utara resort dan bagian blok depan. 
Menuju kamar, melewati kolam renang dan taman yang luas dan dilengkapi dengan kiddy land. Perosotan dan ayunan serta patung-patung hewan nusantara, bikin anak-anak senang melihatnya. Sempat juga di sambut sama beberapa mbak-mbak dari layanan SPA Message nya, dalam resort ini ada Melah SPA. 
Bentuk bangunan kamarnya mengambil bentuk rumah adat suku sasak, Bale Lumbung. bentuknya unik. Ujung atap yang runcing kemudian melebar sedikit lalu lurus ke bawah dan bagian bawahnya melebar kembali dengan jarak atap 1,5 - 2,0 meter dari tanah dan diameter 1,5 – 3,0 meter. Kalau rumah adat aslinya sih, bagian atap dari bale lumbung ini suatu ruangan yang digunakan untuk menaruh padi hasil dari beberapa kepala keluarga. 

Saya penasaran dengan kamar bagian belakang, jadi sempat jalan-jalan dulu ke belakang, dibagian belakang, ujung resort ini adalah kamar VIP yang di depan kamar langsung ada kolam renang dan taman yang cantik dilengkapi dengan air terjunnya. Posisi kamarnya berjejeran dan besebrangan lagi, kalau kamar saya dan teman lainnya, saling hadap-hadapan dan cuma ada dua-tiga kamar deketan. Sebelah taman berikut baru kamar lain lagi dua-tiga kamar lagi, seterusnya sampai ke belakang. Luasss banged sampe para witers dan room service harus menggunakan sepeda untuk menuju kamar kami :D
Di teras kamar ada kursi dan meja santai, serta tiang jemuran, pintu kaca dengan frame kayu tebal akhirnya kami buka, dan masuk langsung lihat kasur dan televisi, lemari, meja rias, serta pintu menuju kamar mandi. kamarnya lumayan luas. Sampai kamar, suami langsung meletakkan semua barang-barang, baju-baju di taruh di lemari, di gantungan, dan printilan Duozam di letakin di meja. Kemudian kami rebah bersama anak-anak di kasur. Capekkk terbayar dengan keindahan resort ini :D

Nuansa tradisional juga tampak terlihat ketika masuk ke bath room, ada bambu kecil yang difungsikan sebagai ladder rack handuk kering. Wastafelnya dari kayu dan kaca tebal, perpaduan yang ekstentrik ya. Hanya saja lampunya kurang terang kalau malam hari, nuansanya sebenarnya tidak menakutkan tapi yaaa bisa dibilang kurang romantis karena tidak begitu remang cahayanya. 
Kalau menurut rundown acara, sore hari di resort itu kita ada outbond untuk ibu-ibu tapi, semuanya pada capek kalau musti outbond, jadi diganti jadi acara bebas aja. Maraja bangun pukul 15.30 dan kami semua langsung siap-siap untuk berenang bersama... YEAY.

Di depan resort ada pantai yang cantik tapi anak-anak lebih pengen di kolam renang depan, di situ ada perosotan dan memang kolam itu terdekat dari kamar kami. Nuansa biru segar kolamnya memang memikat, airnya tidak terlalu dingin dan kedalamannya child friendly. Di tepian dalam kolam ada space cafe atau bar gitu, bikin kita bisa memesan minuman atau snack sambil berendam di kolam. Sore itu kolam masih agak sepi, mungkin yang lain pada hore hore di pantai langsung, terlihat juga ada yang lebih memilih duduk di bean bag dan kursi pinggir pantai menikmati senja, mungkin sebagian lagi memilih tidur dulu :D

Tak lama berenang, ayahzam menyarankan untuk menyudahi, karena kita masih butuh istirahat lagi, jelas saja abangzam dan maraja protes, mereka masih pengen main-main di kolam, ya sambil nangis ngebilas mereka dan pakein minyak angin. Khawatir juga sih sama keadaan mereka, capek gak? Masuk angin gak? Tapi alhamdulillah., doa Datok Nenek di Makassar menjaga mereka tetap sehat walafiat dan ceria selalu hehe. 

Dan malamnya ada acara ramah tamah dan inti reunian mereka, sekaligus saling berkenalan para Ibu-Ibunya nih dibuatkan acara tukar kado gitu sembari makan malam bersama di pinggir pantai, ahhhh romantic moment. hehehehe.... penasaran gak makan malam dan ramah tamahnya gimana itu suasananya di pinggir laut? Dan gimana berjalannya acara reuni itu? Nantikan postingan selanjutnya ya.

Oh iya yang berminat suatu waktu ke Oceano Resort Jambuluwuk Gili Trawangan ini, harga per kamarnya tuh starting from 800ribuan untuk 2 dewasa dan anak-anak terserah berapa hihihi. Lounge & bar nya punya harga menu yang lumayan murah dibanding hotel-hotel bintang lima, mungkin karena ini resort ya, sempat liat harga menunya yang terletal dalam kamar kami, ada minuman greentea dan thai tea itu 30ribuan. Indonesian food seharga 60ribuan. Breakfast menunya juga variatif, banyak dan enak ;) Kita juga bisa menyewa sepeda 50ribu per hari untuk dipakai keliling gili trawangan. Lebih lengkap untuk info dan bookingnya bisa visit web nya :)

http://www.oceanojambuluwukresort.com/

Cerita selanjutnya : Malam Ramah Tamah Macz Reuni The Club House Gili

Auto Post Signature