Salaam semua,
Merasa gak sih kalau pertengahan bulan ini kegiatan makin padat ? jelang sebulan lagi mau ramadhan ya pastilah banyak kegiatan ya, para EO sibuk menggelar event belanja, event musik, event pembukaan ini itu, event persiapan lomba wajah ramadhan ikhwan dan akhwat. Para owner restoran sibuk bikin menu baru. sibuk membuka cabang baru, buka cafe baru, sales yang ada di mall sibuk mengganti label tag dagangannya (dikata kacang*) hihihi sibuk gonta-ganti style di etalase tokonya masing-masing, sibuk kasih diskon, sibuk hitung-hitungan strategi penjualan.
Para sutradra sibuk melauching trailer film ramadhan di televisi maupun bioskop, kejar tayang untuk pemutaran saat lebaran nanti. Para guru sibuk menutup tahun ajaran baru, dan para emak-emak yang anaknya memasuki usia sekolah, sibuk mencari sekolah terbaik untuk anaknya, basis ini basis itu, sistem ini sitem itu, kesana kemari seacrhing, hunting sampai dapat yang terbaik. (itu tadi curhats*)
Apapun kesibukan masing-masing kita, pasti adalah yang namanya jeda, istirahat, atau skalian nampol, tanggung, selesaiin sampai beres, kemudian... LIBURRRR... LIBURAN!!
Liburan itu bukan lagi sebuah keinginan, tapi sudah termasuk kebutuhan
Menurut saya, jaman sekarang ya (gak mau bilang jaman now, mainstream!* saya kan anti mainstream orangnyahhhh :p) memang yang namanya liburan itu sudah jadi kebutuhan loh, bukan lagi soal "pengen aja..." Jadi orang yang sibuk itu memang menyenangkan, tapi justri liburan itu bikin produktivitas kesibukan kita meningkat.
Dulu saya orang yang paling males banget liburan, mending ke mall aja, mall itu udah cukup buat saya, tapi nyatanya nih ya hidup bukan melulu berkutat di kantor, rumah, atau terkadang mall aja lho! Ada begitu banyak tempat di dunia ini yang lebih indah dan mengasikkan yang tidak ada habisnya untuk dijelajahi. Dan pentin gbanget untuk diketahu bersama, (cieehhh) Ilmu dan pengetahuan tidak hanya datang dari buku maupun atasanmu di kantor. Interaksi dengan orang luar atau penduduk lokal di tempat yang kamu kunjungi akan membuatmu semakin ‘kaya’.


















